Aplikasi facebook

Setiap kali googling dengan query “aplikasi facebook indonesia” yang keluar nggak jauh dari yang itu-itu saja. Ada yang di buat dari scratch ada yang menggunakan gift creator, quiz creator dan semacamnya.

Tulisan ini memang di buat dengan harapan sang paman google akan mengindex dan memberikan alternatif lain ketika pengguna google ingin mencari tau aplikasi facebook yang di buat oleh warga negara merah putih :-)

Berikut daftarnya, aplikasi yang di buat oleh saya sendiri:

Aplikasi pesan cheese stick.
http://apps.facebook.com/pesan-cs

Aplikasi Iklan Baris
http://apps.facebook.com/iklan-baris

Jangan berharap tampilannya “wah” mirip dengan aplikasi semacam petso, resto city, typing mania dan lain-lainnya. maklum yang buat masih amatir dan masih kerja sama orang. Kalau situ mau modalin, bolehlah di pikirkan hehhe… ini juga di buat sambil iseng2, belum kepikiran dapat tambahan dari bikin kayak beginian.

Daftar lainnya, berikut aplikasi2 yang dibuat oleh saudara kembar saya:

Aplikasi Peta Properti
http://apps.facebook.com/petaproperti

Aplikasi Pesan Kaos
http://apps.facebook.com/pesankaos

Aplikasi Jual Beli HP
http://apps.facebook.com/jualbelihape

Aplikasi Buku bekas
http://apps.facebook.com/jualbelibuku

Aplikasi yang dibuat oleh Madi:
Toko Online
http://apps.facebook.com/toko-online

Daftar lainnya bisa lihat di sini http://caksub.com/facebook-indonesia

Kalau anda tahu dan punya aplikasi facebook yang di buat tanpa menggunakan aplikasi generator, kasih tau saya saja, nanti saya tambahkan di dalam daftar.

Comments (3)

Notes 8.x Typeahead error

Have you seen notes 8.x typeahead error like this “TypeaheadQueueController.start” has encountered a problem An internal error occured during: “TypeaheadQueueController.start. java.lang.NullPointerException ?

typeahead_error

Don’t bother to reinstall your JVM, cause the root problem is not coming from your JVM but is coming from your personal contacts. When you importing personal contacts from other format, please check whether the full name fields is compute correctly. Somehow, some contacts have field fullname is still blank.

How to check it?
Open your personal contact (local names.nsf) from your notes client. Hold down SHIFT  + CTRL, then click “view” -> “Go To ..”. It will bring you to list of hidden views. Select view ($VIMPeople). Now, you can see the contacts from field name. Please notice the picture, incompletely fields such as fullname. firstname, middleinitial, etc cause the error.

typeahead_error3
Create simple agent to refresh documents which still have blank fullname will fix the problem.

Hope this help.

update: here is the agent script:

Sub Initialize
Dim session As New NotesSession
Dim db As NotesDatabase
Dim collection As NotesDocumentCollection
Dim doc As NotesDocument
Set db = session.CurrentDatabase
Set collection = db.UnprocessedDocuments


For i = 1 To collection.Count
Set doc = collection.GetNthDocument( i )
‘Msgbox doc.FullName(0)
Call doc.ReplaceItemValue(”FullName”,doc.Firstname(0)+” ” + doc.MiddleInitial(0) + ” ” + doc.LastName(0))
Call doc.save(True,True)
Next
End Sub

Leave a Comment

Lotus Notes Addresses and Blackberry Enterprise Server

Before I go further,  I know this is nothing new. But often happen to Domino BES Server Administrator and did not know how to figure out.

The case is:  John using his Blackberry device and sending email through his corporate BES. The recipient receive John’s email address and notice the sender format like :

John Doe/Jakarta/IDN@mycompany.com

Yeah, I know this is wrong email format, it should be “John Doe” <jdoe@mycompany.com> instead John Doe/Jakarta/IDN@mycompany.com.

When you try to reply this email, it will fails! fails! fails! there is no such email as John Doe/Jakarta/IDN@mycompany.com

bb_notesfrom

Now, the question is, how to make Lotus Domino Servers, lookup the sender email address with the correct format ie: jdoe@mycompany.com ? Here is what you should do. Open your Domino BES server configuration document. Click Tab “MIME” -> “Conversion Option” -> “Outbound”. By default option “Lookup internet address ….”  was disabled, change this to “enabled”.

bb_configsetting01

Now the second part, Lotus Domino should lookup the sender by his/her full name. If we leave this step, the sender full name will not shown to the recipient. Recipient will only see the sender email address as “jdoe@mycompany.com” <jdoe@mycompany.com>

Still in the same page, click sub tab “Advanced outbound Message Options” under tab “Advanced” and “MIME” tab.
Select RFC822 phrase handling to “Use CN as phrase”.

bb_configsetting02
Try to sending email from your blackberry device. Compare this below result will as shown above. now, recipient can reply the email.

bb_notesfrom2

It’s done! thanks for Jozef Darmasurja for this tip.

Leave a Comment

Does anyone still have lotus notes 4.0.x installer ?

I need it to help my customer to upgrade their notes 4.x version to 8.x. There are 15 application sit on there and let see if its still work if we move to lotus domino 8.x …

Comments (5)

Windows keeps me logging off

Pagi ini di kejutkan dengan salah satu Lenovo ThinkPad (TP) yang saya maintain tidak bisa login. Setiap di nyalakan, Windows selalu log off dan berulang terus menerus. Seperti biasa, pergi ke google untuk mencari solusinya. Beberapa blogger menyarankan agar me-replace c:\windows\system32\userinit.exe dengan yang original.

Saya coba dan solusi ini tidak berhasil. Dari hasil membandingkan dengan Lenovo TP yang lain dan dalam keadaan sehat, saya berkesimpulan bahwa file userinit.exe yang asli itu harusnya berada di folder c:\windows\system32\ bukan berada di c:\windows\ dan ukurannya yang seharusnya sekitar 25 Kb.

Beberapa TP yang lain, yang saya curigai mengandung virus yang sama menempatkan file userinit.exe di c:\windows dan registry mengarah ke c:\windows

Apa yang terjadi bila file c:\windows\userinit.exe di hapus?
Yang akan terjadi adalah seperti kejadian yang saya alami ini :-)
Karena tidak menemukan file yang di cari, maka di tendang terus oleh windows….. dan nggak akan pernah bisa berhasil login….

me-replace userinit.exe ke c:\windows\system32 juga nggak akan menolong…. karena registry sebagai acuan mencari userinit.exe di c:\windows

jadi alteratif solusinya, meng-copy juga original userinit.exe ke c:\windows ….

detil langkahnya?
1.  Masuk ke windows recovery console ketika startup komputer,atau gunakan cd windows xp bootable
2.  Pilih windows installation directory-nya. Pada umumnya cuma ada 1 satu installer windows. pilih nomer 1
3.  Extract file userinit.ex_ yang ada di cdrom ke drive c: dengan mengketik “expand d:\i386\userinit.ex_”
4.  Copy kan file userinit.exe yan folder c:\windows\system32
5.  Dalam kasus saya ini, virus telah merubah referensi dari folder yang seharusnya c:\windows\system32 ke c:\windows, maka yang saya lakukan adalah juga meng- copy ke c:\windows
6.  Berdoa… mudah2an sukses

Hope this help

Comments (2)

IBM IT Innovation Seminar at Jakarta 19 Mar 2009

gtw_seminar
Bertempat di Hotel Shangri-La Jakarta pada tanggal 19 Mar 2009 kemarin, berlangsung event IBM IT Innovation Seminar. Mungkin sudah belasan kali saya tampil sebagai pembicara di event event yang di adakan oleh IBM Indonesia, sejak saya bergabung, namun baru event ini saya sempatkan untuk menulis liputannya di blog.

Yang berkesan pada saya adalah audience kali ini jumlahnya lumayan banyak dan ruangan hampir terisi penuh, audience juga gampang di ajak dialog, sehingga membuat nyaman dan menambah semangat.

Topik yang saya bawakan mengenai Domino Collaboration Express. Memperkenalkan solusi email / messaging dan kolaborasi untuk perusahaan dengan karyawan berjumlah kurang dari 1,000.

Ada 3 macam lisensi yang dapat di pilih:
1. Lotus Domino Messaging Express, suatu tools email, kalendar, dan tim kolaborasi yang saling terintegrasi, termasuk Instant Messaging.
2. Lotus Domino Collaboration Express. Deskripsinya sama dengan Lotus Domino Messaging Express di atas, namun di tambah berfungsi sebagai platform untuk aplikasi bisnis.
3. Lotus Domino Utility Server Express. Cara yang sangat efektif untuk men-deploy aplikasi bisnis non mail kepada karyawan, kastemer, partner atau supplier.

Pada intinya dengan harga yang sangat kompetitif, yang akan Anda dapatkan adalah:

- solusi email, calendaring, sceduling, kontak, di tambah
- office productivity (gratis), di tambah
- instant messaging (gratis), di tambah
- fitur My Widgets and Live Text, di tambah
- personal content library, di tambah
- dan platform aplikasi bisnis dan kolaborasi

Presentasi di tutup dengan menegaskan bahwa Lotus Notes Domino bukan hanya sebagai messaging server saja, namun lebih dari itu, dapat berfungsi juga sebagai platform aplikasi aplikasi bisnis seperti aplikasi document management, aplikasi workflow, nota dinas, PO, PR dan lain sebagainya.

Tulisan lainnya:
Inovasi dokumen bagi perusahaan

Leave a Comment

Membatasi pengiriman dengan lampiran berdasarkan group

Bagi teman-teman yang mempunyai tugas sebagai Lotus Domino Administrator, membatasi pengiriman lampiran bagi pengguna di tempat anda adalah hal yang sangat di perlukan, terlebih lagi bila bandwith dan mesin server Lotus Domino Anda telah masuk dalam kategori C Spasi D.

Saya pernah liat contoh, macetnya router task di sebabkan oleh salah satu pengguna yang mengirimkan email dengan lampiran di atas 10 Mb dan di kirim ke seluruh user. Dampaknya adalah server macet dan sibuk sejadi-jadinya. Itu server di restart berkali-kali juga nggak akan nolong. Ibarat the Bank Central di guyur milyaran dollar juga nggak akan nolong keluar dari krisis. :-D
Solusinya, matikan dulu domino server, simpan mail.box di tempat yang aman, hapus semua email dengan lampiran di mail.box tadi, kembalikan ke tempat semula dan jalankan kembali domino server. Jalan lagi deh.
Mau lebih aman lagi? jalankan script untuk menghapus email-email yang telah terkirim tadi. Lain kali saya akan share script untuk keperluan ini.

Nah, kalau sudah begini kita nggak bisa salahkan pengguna, lha wong dia cuma klik sini, klik di situ, klik atas, klik bawah, 1 Mb, 10 Mb, 100 Mb, nggak tau bedanya dia, yang dia tau klik send, beres deh. Mirip orang-orang mondar – mandir cari utangan ke Bank, lha dia sendiri juga nggak tau apakah nantinya akan mampu bayar….

Satu contoh lagi, ada pengguna yang kirim lampiran lebih dari 40 Mb dan di kirim ke group. Tapi kebetulan Servernya dan Bandwitdhnya mantap sehingga nggak menganggu operasional, tapi dia di maki-maki sama puluhan orang, konyolnya lagi, orang2 yang memaki-maki dia “reply to all“, jadinya satu hari cuma liat email ngurusin hal ini.ha ha ha ha.

oke, kembali ke pokok permasalahan,

Oleh karena contoh inilah, selain pembatasan ukuran email masuk, pembatasan email keluar per email juga sebaiknya di lakukan.

Namun sayangnya pembatasan jumlah ukuran lampiran email keluar hanya bisa di lakukan per-server.
Contohnya, bila satu mail server telah di set untuk membatasi pengiriman maksimum 5 Mb per email, maka rules ini akan berdampak ke semua user yang terdaftar di email server ini.

Bagaimana bila di inginkan, saya sebagai domino administrator hendak membatasi pengiriman lampiran user saya berdasarkan group?

Misalnya, group terdiri dari 4 kelompok berdasarkan level jabatan hanya boleh mengirimkan jumlah total lampiran seperti yang tertulis di bawah ini:

Group Standard user, hanya boleh mengirim lampiran di bawah 3 Mb,
Group Manager < 5 Mb,
Group BOD < 10 Mb,
Group Owner < 15 Mb

Fitur Server Rules, memungkinkan untuk memfilter email yang akan di kirimkan apakah melebihi ukuran yang telah di tetapkan,

Namun sayangnya akan sangat repot sekali membuat filtering untuk tujuan berdasarkan group seperti daftar group di atas, bila di paksakan akan sangat mempengaruhi beban server.

Untungnya, Lotus Notes Email mempunyai kode sumber (source code) yang terbuka (open), sehingga bebas untuk di lakukan modifikasi. Yang kita akan lakukan adalah memodifikasi Email Template.

Cara kerjanya adalah, ketika pengguna akan mengirim email dengan menekan tombol send, maka sebelum email di kirimkan, kita akan sisipkan logic formula yang akan mencek jumlah size total lampiran dan men-cek nama group apakah kita di perbolehkan mengirim email di bawah batas yang telah di tentukan.

Lebih terinci: kita akan membuat shared field, di mana share field ini akan mengandung logic untuk melakukan filtering. Share field ini akan kita sisipkan di form “Memo”, “Reply”, dan “Reply with history and attachments”

Pertama-tama yang mesti Anda sebagai Domino Administrator lakukan adalah membuat daftar group bila belum ada.
Dari contoh di atas, Group Standard User tidak perlu di buat, karena pada umumnya standard user memiliki user yang terbanyak di bandingkan 3 group lainnya yang di telah di sebutkan di atas.

Pastikan Anda mempunyai Domino Designer, dan gunakan ID Domino Admin atau ID yang lainnya yang memperbolehkan membuka email template. Hati-hati kita akan merubah email template. Backup dan simpan baik-baik email template yang sekarang ini di gunakan. Contoh email template yang di gunakan adalah mail7.ntf, mail8.ntf atau mail85.ntf tergantung dari versi server dan versi email yang digunakan.

Dalam contoh ini, saya membuat email template baru yang saya beri nama mail85m1.ntf yang merupakan new copy dari mail85.ntf

create_shared_fieldsBuka Domino Designer, Buka aplikasi mail85m1.ntf atau apapun nama aplikasi email template yang akan Anda gunakan.
Bila Anda menggunakan Domino Designer versi 8.5, siap-siap akan ada banyak interface yang berubah di bandingan dengan domino designer versi sebelumnya.
Ya, karena di versi 8.5 ini, Domino Designer running on Eclipse !

Buatlah shared field, dengan membuka navigasi shared elements –> fields. Tekan tombol new shared fields.

Berikan nama field sesuai selera Anda, Sebagai contoh, saya memberikan nama field ini sebagai “AttRestrictionRules“,

Paste formula di bawah ini, dan pastikan masuk ke “input validation”, bukan masuk “default value” atau tempat lainnya!

———————————————-

REM {GTW 2009};
OneMb := 1000000;
BeingMailed:=@If(@IsDocBeingMailed;1;0);

REM {DebugFlag=0 –> Debug mode off};
REM {DebugFlag=1 –> Debug mode on};
DebugFlag:=0;

quotaStdUser:=3;

GroupNameManager := “GroupManager”;
quotaManager:=5;

GroupNameBOD := “GroupBOD”;
quotaBOD:=10;

GroupNameOwner := “GroupOwner”;
quotaOwner:=15;

AttLengths:=@If(@Attachments=0;0;@Sum(@AttachmentLengths));

msg1:=”You are attempting to send a mail item whose total size is “;
msg2:=” megabytes or greater.  Please reduce the number of attachments and/or the size of the attachment(s) so the total amount of data being sent is below “;
msg3:=” megabytes”;

G2:=@If(@Member(GroupNameManager; @UserNamesList); 1;0);
Q2:=@If(AttLengths < (quotaManager*oneMb);1;0) ;
F2:=msg1+@Text(quotaManager)+msg2+@Text(quotaManager)+msg3;

G3:=@If(@Member(GroupNameBOD; @UserNamesList); 1;0);
Q3:= @If(AttLengths < (quotaBOD*oneMb);1;0) ;
F3:=msg1+@Text(quotaBOD)+msg2+@Text(quotaBOD)+msg3;

G4:=@If(@Member(GroupNameOwner; @UserNamesList); 1;0);
Q4:= @If(AttLengths < (quotaOwner*oneMb);1;0) ;
F4:=msg1+@Text(quotaOwner)+msg2+@Text(quotaOwner)+msg3;

G1:=@If(G2:G3:G4 = 0;1;0);
Q1:= @If(AttLengths < (quotaStdUser*oneMb);1;0) ;
F1:=msg1+@Text(quotaStdUser)+msg2+@Text(quotaStdUser)+msg3;

FErrMsg:=@If (
(G2=1 & Q2=0);F2;
(G3=1 & Q3=0);F3;
(G4=1 & Q4=0);F4;
F1);

GW:=@If( (G1&Q1=1 | G2&Q2=1 | G3&Q3=1 | G4&Q4=1);”Success”;”Gagal ” + FErrMsg);
GW2:=@If( (G1&Q1=1 | G2&Q2=1 | G3&Q3=1 | G4&Q4=1);1;0);

y1:=”G1 = ” + @Text(G1) + ” G2=” + @Text(G2) + ” G3 = ” + @Text(G3) +” G4 = ” + @Text(G4);
y2:=”. Att Length = “+@Text(AttLengths)+” “+GW;
y3:=y1+y2;

GW3:=@If(DebugFlag = 1 ;@Failure(y3);
DebugFlag = 0 & GW2=1;@Success;
DebugFlag = 0 & GW2=0;@Failure(FerrMsg);@Success
);

@If(BeingMailed;GW3;@Success)

fields_formula

Sudah?

Perhatian: Liat variabel DebugFlag di atas. Bila anda menguji apakah script ini berhasil atau tidak, silahkan ganti variabel DebugFlag di atas menjadi 1.
Kotak dialog akan muncul memberi tahu kepada Anda apkah script berjalan sukses atau gagal. Apapun kondisinya email ini tidak akan terkirim, ini hanya memberikan status Success atau failure.

Silahkan masuk ke navigasi form, dan sisipkan shared field ini ke dalam form2 berikut ini:
1. form Message alias Memo
2. form Reply alias Reply
3. form Reply with history and Attachments alias Reply

Sisipkan shared field “AttRestrictionRules” di sebelah field “Classificaiton” seperti contoh gambar di bawah ini.

insert_shared_fields

Lakukan hal yang sama pada 2 form “Reply” dan “Reply with history”

Sampai di sini, Anda telah memodifikasi email template mail85m1.ntf

Kita perlu user dan mailbox nya untuk uji coba.

Pilih salah satu user, sebagai contoh user test dengan mailbox yang berada di mail\usertest.nsf
Ketikan di server console “load convert mail\usertest.nsf * mail85m1.ntf”
Atau….
dari workspace klik kanan icon mail user test, masuk ke menu Application –> Replace Design, dan pilih template Mail85M1.ntf

siap-siap untuk menguji script ini.

Bila signer dari aplikasi email template yang Anda buat tadi belum terdafar di ECL (Execution Control List) maka akan muncul kotak peringatan Execution Security Alert seperti di bawah ini:

ecl

Jangan kuatir, ini karena Lotus notes client mendapatlan perintah untuk melakukan hal-hal yang di rasakan berbahaya dan butuh konfirmasi dari Anda sebagai pengguna untuk menilainya, apakah boleh trus atau tidak. Pandulah pengguna untuk memilih “Start trusting the signer to execute this action”, bila pengguna melakukan ini maka di kemudian hari, kotak ESC tidak akan muncul kembali.

Adalah lebih baik juga sebelum di apply email ini ke seluruh user, Anda sebagai admin menjalankan policy setting untuk ECS dan tambahkan ID Domino Admin anda ke dalam list. Sehingga “memaksa” user untuk menjalankan script akal-akalan yang telah kita buat dengan susah payah :-) .
Caranya? nanti deh lain kali saya akan bahas mengenai implementasi policy setting. Oke ?

Silahkan masuk sebagai user test dan coba kirim email dengan lampiran lebih dari yang telah di tetapkan yaitu 3 Mb.

failuremsg1

Bila ingin di implementasikan ke seluruh user, ketikan di server console:

“load convert mail\*.* * Mail85M1.ntf”

Oya, script ini hanya berjalan di Notes Client, untuk versi web atau iNotes tidak berlaku.

Semoga bermanfaat,

Comments (8)

Komunitas pengguna Lotus Software di Indonesia

Untuk teman-teman yang menggunakan Lotus Software, sejak beberapa minggu yang lalu telah lahir komunitasnya di facebook. Silahkan mampir, berdiskusi, berbagi tips / saran di sana.

Comments (9)

Hilangnya tombol Shut Down

Sangat menjengkelkan sekali ketika menemukan tombol shutdown yang mestinya ada di pojok kiri bawah hilang dari pandangan, yang tersisa tombol Log off. Di coba dengan menekan tombol CTRL ALT DEL malah membuat mulut mengumpat-umpat.  Tidak hanya tombol shut down saja yang disabled / grey, melainkan tombol-tombol Lock Computer, Change Password, Log off dan Task Manager ikut-ikutan menjadi grey!

Jelas, notebook yang saya handalkan ini terinfeksi virus yang sampai saat ini saya belum tau namanya. Saya coba periksa dengan PCMAV 1.92 tidak menemukan tanda tanda bersarangnya virus.

Kurang ajar sekali, padahal saya telah mematikan autoplay di semua drive dengan harapan system tidak akan menjalankan perintah autorun.inf yang biasanya di gunakan oleh virus trojan dalam menyebarkan ajaran sesatnya.

Perlu waktu kurang lebih 45 menit untuk browsing di Internet  dan mengembalikan situasi kepada keadaan semula.

Kita mulai dari yang paling sulit, yaitu mengembalikan tombol shut down ke tempat semula dan aktif kembali.
Di mulai dengan klik start di pojok kiri bawah –> run –> open “gpedit.msc”

masuk ke menu computer configuration–>windows setting–>security setting–>local policies–>user right assigment… di layar kanan akan nampak  policy “shut down the system

pastikan user name yang anda gunakan saat ini tercantum di dalamnya!

gp_policy_sd

Masih di Group Policy Editor, masuk ke menu user  configuration–>administrative templates–>start menu and taskbar. Lihat di layar sebelah kanan, cari policy “remove and prevent access to the shut down command“. Set policy ke “Not Configured

gp_policy_sd02
2 policy di atas tadi telah kita rubah, untuk memaksanya aktif saat ini juga, klik tombol start di bawah, kemudian “Run”
ketik “gpupdate /force”

Tidak perlu lakukan restart. Mestinya tombol shut down kembali pulih dan berada di tempat yang seharusnya.

Masih ada 3 tombol lagi yang mesti di enabled.

Ketik “regedit” di dos prompt, atau dari start–>Run–>Open untuk membuka registry editor. Telusuri HKEY_CURRENT_USER\software\microsoft\windows\currentversion\policies\system

Ada 3 entry yang mesti di tendang jauh-jauh, yaitu:
DisableChangePasssword
DisableLockWorkstation
DisableTaskMgr

Hapus semua isian 3 buah di atas! Tekan CTRL ALT DEL, wuih….. Alhamdulillah, tombol-tombol “Shut Down”, “Task Manager” , “Lock Computer” dan “Shut Down” pulih kembali.

Pesan untuk pembuat virus / trojan, semoga hukum karma menimpa kalian 10 kali lipat !

Comments (8)

2 kasus yang sering terjadi setelah instalasi sametime server 8.0

Halo Teman,
Saya ingin berbagi pengalaman ketika menjumpai masalah selepas melakukan instalasi sametime server 8.0. Ada dua kasus, yang pertama:

Pada halaman depan lotus sametime (http://yourhostname/stcenter.nsf), kita akan menjumpai link untuk download sametime connect client, namun yang seringkali terjadi adalah muncul window dialog seperti di bawah ini.

st_feature_not_enabled

Yang harus anda lakukan adalah memindah folder ke tempat yang seharusnya. Info lebih detail silahkan menuju link di bawah ini.
http://www-01.ibm.com/support/docview.wss?uid=swg21298845

Kasus yang kedua adalah, ketika user menggunakan domino web mail access dan membuka links “show contact list” sering muncul error seperti ini:

“Bad http status: 404″
“Buddy list servlet not logged into Sametime server”
“Could not resolve the name on Sametime server”.

Solusinya dapat di temukan di sini:
http://www-01.ibm.com/support/docview.wss?rs=3024=1317895&uid=swg21317895

Semoga bisa menghemat waktu teman-teman dalam melakukan instalasi sametime 8.0

Happy Sametime :-)

Comments (3)

Older Posts »