Feeds:
Posts
Comments

Archive for November, 2008

Lotus Software dalam syair

banyak yang pikir
ada yang plintir
lotus itu
cuma begitu
lotus satu dua tiga

perlu tau
itu dulu

itu spreadsheet
zaman masih pake disket
belum kenal internet
komputer masih lelet

sekarang
telah berkembang
ingin gue tendang
orang yang bilang
lotus sudah tumbang
wawang ingin bilang

lotus banyak macamnya
boleh tanya
saya hanya
mau kalian percaya

ini lotus
ibm yang urus
banyak nilai plus
nggak perlu banyak fulus

saya mulai
dengarkan dengan santai
ajak kawan biar ramai

lotus foundation

buat UKM
masalah IT jadi ribet
fokus di IT bisa bikin bisnis melempem
solusi IT nggak perlu kuras dompet

pake lotus foundations start
pilih yang cermat
salah pilih jadi gawat
awas tipu muslihat
jangan sampai terjerat
mau hemat jadi terikat

produk ini memang hebat
ramah dan bersahabat
lincah banyak manfaat

websphere portal

yang belum kenal
memang buat portal
berita aktual
pilihan individual
informasi tersaji optimal

produk handal
banyak di kenal

nangkring di gartner
tujuh tahun berturut-turut
produk super
bikin yang lain jadi ikut-ikut

support multi vendor
jadi faktor

jangan khawatir
yang lain kocar-kacir
tolong dipikir

lotus notes

buat email kolaborasi
banyak yang rekomendasi
bagus buat kolaborasi
bagus buat integrasi aplikasi

dari inspirasi
menumbuhkan inovasi
bukan produk basi

banyak award yang di sabet
bila waktu mepet
mau hemat waktu
pake widget
bisa bantu
target kerjaan nggak meleset

fitur composit
bikin aplikasi non-notes jadi gesit
solusi integrasi aplikasi jadi komplit

banyak aplikasi
membuat tampilan morat-marit
jadi sedikit
memperpendek aksi

semua tugas
di satu tempat
jadi prioritas
pilihan tepat

lotus sametime

buat ngobrol
memang jempol
jangan konyol
bukan cuma buat ngobrol

orang menyebutnya UC
kami menyebutnya UCC
unifikasi komunikasi
tambah kolaborasi
yang lain jadi basi

lotus quickr

dokumen bisnis terserak
susah di track
antar pekerja
tercipta jarak

jangan sampai ada gejolak
dengan ini
kini
pekerja bekerja dengan bijak

berbagi folder
tinggal geser

lotus connections

akhirnya muncul
buat sosial gaul

mengelola aset pengetahuan
sebelum pekerja bosan
untuk cabut bulan depan

kumpulkan gagasan
dengan alat yang aman
tinggalkan kesan
anda adalah pentolan
memang edan
yang ini belum ada lawan

masih banyak
produk lotus
di benak
sementara syair ini gw putus
anak bini minta di urus

boleh di sebar
buat belajar
semoga pikiran jadi segar

coba pikirkan
susun anggaran tahun depan,
pastikan
produk lotus anda pesan

Read Full Post »

Istilah mengenai “Unified Communication” telah banyak kita dengar sehari-hari dan semakin populer belakangan ini.

Sebenarnya, apa sih maksudnya?

Perhatikan baik-baik yah, saya akan bercerita:

Dewasa ini kita mengenal banyak peralatan komunikasi seperti yang sering kita gunakan sehari-hari dari yang sederhana seperti telepon di rumah/ kantor, telephone genggam, FAX, email, instant messaging (YM, AOL,) sampai dengan bentuk komunikasi Video Conference, Audio Cenference, Voice Over IP, micro-blogging dan lain sebagainya.

Peralatan komunikasi yang telah di sebutkan di atas mempunyai cara akses dan pengalaman yang berbeda-beda satu sama lain. Misalnya; untuk menggunakan telepon di kantor kita mesti berada di meja tempat kerja kita. Begitu kita tidak berada di kantor maka cara tercepat menghubungi kita adalah dengan menggunakan telepon genggam. Alternatif lainnya adalah meninggalkan pesan elektronis atau bila pada saat yang sama sedang terhubung ke jaringan maka bisa menggunakan instant messaging.

Butuh tatap muka atau diskusi dengan rekan kerja lainnya yang terpisah secara geografi? Maka gunakanlah audio / video conferencing.

Ingin mengetahui status terakhir rekan kita? maka gunakanlah layanan micro blogging seperti twitter, plurk, dan lain-lain.

Kini kita bicara mengenai infrastruktur jaringan yang mendukung bentuk-bentuk komunikasi yang telah saya di sebutkan di atas.

Pada umumnya kita telah mengenal 3 macam jaringan;

1. Jaringan data (LAN/WAN). Di sinilah sistem email, aplikasi bisnis inti dan lain sebagainya berada di atasnya.

2. Jaringan Telephony (PBX). Di sinilah sistem komunikasi telpon, voice mail, audio conference, dll berada di atasnya

3. Jaringan Video. Di sinilah aplikasi video conferencing berada di atas infrastruktur ini.

Ketiga jaringan ini berjalan terpisah, sendiri-sendiri, satu sama lain tidak terhubung.

Bagaimana bila ketiga jaringan ini dapat terhubung satu dengan yang lainnya?
Bila konvergensi ketiga bentuk jaringan ini terjadi maka akan memberikan satu pengalaman berkolaborasi yang belum pernah ada sebelumnya.

Inilah kurang lebih yang di namakan dengan Unified Communication di mana segala bentuk komunikasi dapat di lakukan, dapat di akses di satu tempat, di satu lokasi, di satu platform saja sehingga pengguna dapat lebih produktif dan bekerja secara efektif

Kini amatlah jamak bila vendor-vendor IT baik vendor telephony, vendor software saling bekerja sama demi mewujudkan unified communication.

Banyak vendor vendor ini sedang membangun atau telah mempunyai solusi yang siap di gunakan. Bagian tersulitnya adalah memilih solusi Unified Communication yang tepat?

Jangan sampai investasi yang telah di benamkan ke tiga bentuk jaringan data, telephony dan video menjadi sia-sia.

Berikut tip-nya:

1. Melihat Visi sang Vendor

Ketika datang suatu vendor menawarkan solusi, lihatlah visi yang akan di capai dengan solusi yang di tawarkan. Perhatikan dengan cermat, hindari jebakan yang akan membuat anda menjadi tergantung dengan satu vendor.

Ingat!

Unified Communication bukan hanya Chat atau Instant messaging saja,
Unified Communication bukan hanya VOIP saja,
Unified Communication bukan hanya web conferencing saja,.
Unified Communication bukan hanya telephony saja,
namun lebih besar daripada itu.

Di butuhkan visi yang jauh melampaui bayangan yang ada sekarang ini,
Visi yang memungkinkan ruang untuk ber-inovasi di atas solusi yang di tawarkan.

Ya, saya ulang lagi!

Visi yang memungkinkan ruang untuk ber-inovasi di atas solusi yang ditawarkan.

Ruang untuk ber-inovasi? artinya apa?

Solusi yang datang adalah *BUKAN* dalam bentuk jadi dan bersifat kaku, namun solusi yang datang bersifat blok-blok semacam mainan, yang memungkinkan siapa pun dapat membuat blok-blok-nya sendiri dan menggabungkannya sesuka hati.

Siapa yang mungkin melakukan-nya?
Bisa siapa saja, mungkin bisnis partner vendor ini, bisnis partner Anda, Independent Software Vendor (ISV), developer/ programmer di tempat Anda, atau bahkan Anda sendiri.

Misalnya:
Anda mempunyai satu web aplikasi yang telah berjalan dengan baik. Akankah menjadi lebih baik bukan apabila di atas aplikasi ini Anda dapat menambahkan fungsi kehadiran (presence awareness), fungsi chat dan lain-lainnya di dalamnya?

Misalnya lagi;
Anda mengobrol (chat) dengan orang yang berbahasa Jerman, apakah anda bisa melakukannya padahal Anda tidak bisa berbahasa Jerman?

Tanyakan apakah Vendor dapat memenuhinya?

2. Jejak rekam (track record)

Orang di kenal dengan masa lalu-nya, apalagi bila berhubungan dengan vendor. Carilah vendor yang mempunyai pengalaman yang kuat dan konsisten dalam memenuhi solusi yang anda inginkan.

Apakah anda menginginkan jaringan anda harus di matikan sementara untuk membersihkan virus /trojan ?
Apakah anda menginginkan jaringan telephony anda harus di restart seminggu sekali?

3. Dukungan sistem yang terbuka (open standard)

Banyak vendor yang mempunyai solusi yang proprietary dan tertutup.
Carilah vendor dengan solusi yang memungkinkan peralatan yang akan di tawarkan bisa berkerja sama dengan peralatan komunikasi yang telah anda punyai tanpa perlu menggantinya. O’ya tentu saja peralatan komunikasi ini juga harus mendukung open standard.

Pilih vendor yang solusinya dapat berjalan di atas berbagai macam sistem operasi.

Pilih vendor yang mempunyai komitmen untuk mengadopsi aturan-aturan standar yang berlaku dan terbuka,
Berbagai macam perangkat telephony/audio/video/data dapat di integrasikan bila memenuhi kaidah sistem yang terbuka.

Misalnya:
Anda mempunyai 3 buah kantor cabang yang masing-masing cabang ini mempunyai sistem PABX yang berbeda-beda.Akan lebih menyenangkan bila kesemua sistem PBX ini dapat terintegrasi dengan solusi unifed communication yang di tawarkan oleh vendor.

Pilih vendor yang mempunyai solusi-nya bahkan dapat berjalan di atas platform vendor yang menjadi kompetitornya

Akhir kata, saya ulang sekali lagi,

Pilih vendor yang mempunyai solusi-nya bahkan dapat berjalan di atas platform vendor yang menjadi kompetitornya

Manis bukan? 🙂

Read Full Post »

%d bloggers like this: