Mengenal Portlet Factory (JAVA IDE tools) untuk membuat aplikasi portlet

Zaman sekarang segala hal menjadi lebih mudah termasuk dalam urusan programming. Bila anda terbiasa menggunakan IDE (Integrated Development Environment) Eclipse dalam membuat aplikasi JAVA, ada baiknya anda berkenalan dengan tools dari IBM ini.

Awalnya tools ini bernamakan Bowstreet Factory Portlet, pada tahun 2005 di akuisisi oleh IBM dan bernaung di bawah brand Websphere menjadikan namanya Websphere Portlet Factory. Belum lama ini, namanya di ubah lagi menjadi Websphere Experience Factory. Selanjutnya saya singkat menjadi WEF saja ya?

Apa sih hebatnya dari IDE WEF ini?

Bila anda seorang JAVA programmer dan hendak membuat aplikasi / portlet sederhana, WEF ini cocok untuk Anda. Cara membuat programmnya sangat unik, sebagai programmer Anda merangkai “model” dan “builder”. dan dalam waktu yang tidak lama, jadilah aplikasi JAVA anda.

Agar mendapat gambaran lebih jelasnya, saya akan menjelaskan bagaimana caranya membuat aplikasi “helo World”..

Ah jangan deh…. kurang menantang…

Membuat contoh aplikasi “Hello World” is too mainstream :-)

Saya tunjukan membuat aplikasi web sederhana untuk lakukan view/update database.

Bayangkan anda mempunyai database….

Yang akan anda buat adalah, aplikasi sederhana untuk menampilkan record-record suatu tabel dalam database, meng-edit record itu, merubah dan menyimpan nya

Cukup simpel kan..

Okay, mari kita mulai…..

WEF - Select Model

Gbr1. WEF – Select Model

Gambar di atas adalah tampilan ketika kita akan membuat project. Pilih model “Quick Start – Database View and Update” seperti pada gambar di atas

WEF - Basic Information

Gbr 2. WEF – Basic Information

Beri nama untuk model yang akan kita buat ini.

WEF - Portlet Information

Gbr 3. WEF – Portlet Information

Nantinya aplikasi ini bisa di kemas dalam bentuk portlet, beri nama untuk portlet ini

WEF Database Information

Gbr 4. WEF Database Information

Nah… di sini, silahkan masukan database yang akan kita “kerjain” :-)
kemudian pilih Tabel dan field key.

By the way, saat kita install WEF ini, by default WEF akan meng-ikut sertakan WASCE (Websphere App Server Community Edition) dan beberapa sample sample database di dalamnya. Bila anda telah mempunyai Java Application Server lainnya, anda bisa menambahkan setting configuration server di WEF ini agar merujuk ke Java server pilihan anda.

WEF ServerConfig

Gbr 4a. WEF ServerConfig

Ini gambaran setting untuk menambah/ memodifikasi server configuration di dalam WEF. Saat ini kita tidak perlu lakukan ini. Gambar di atas hanya sebagai petunjuk saja.

Oke kembali ke pembuatan aplikasi menggunakan WEF… lihat gambar di bawah ini.

WEF - Field Setting

Gbr 5 WEF – Field Setting


Setelah kita memilih database, memilih tabel,…. selanjutnya kita akan melakukan setting fields. Dari gambar di atas, kita bisa atur field-field mana saja yang hendak kita tampilkan, field-field mana saja yang bisa di sort.

WEF - Save New Model

Gbr 6. WEF – Save New Model


Langkah selanjutnya, beri nama “Model” yang kita buat ini.

WEF - Model

Gbr 7. WEF – Model

Nah…. anda tahu apa yang baru saja kita lakukan dari gambar awal di atas sampai dengan saat ini?

di sinilah kuncinya…. point terpenting dalam melakukan *pembuatan* aplikasi menggunakan WEF ini adalah…….

Inti dari WEF ini adalah kita men-develop aplikasi dalam bentuk MODEL dan BUILDER !

NAH! Kita baru saja membuat builder-builder dengan bantuan WIZARD…..

Lihat kotak merah pada gambar di atas! itulah builder builder yang kita buat dengan bantuan WIZARD…

MODEL nya mana ?

Kumpulan dari builder-builder yang kita kasih nama di gambar 6 di atas itu… adalah yang di namakan MODEL!….

Dalam contoh ini, kita baru saja membuat sebuah MODEL dengan nama dbViewUpdate, yang terdiri dari:

WEF - Builder

WEF – Builder

Okay… sekarang… kita jalankan MODEL ini. Inilah tampilan aplikasi web kita ini

WEF - Run a model

WEF – Run a model

Dari 6 klik yang kita lakukan, hasil akhirnya adalah seperti pada tampilan di atas. Berupa tampilan record dari suatu database yang kita tunjuk. Lengkap dengan tampilan grid dan paginating.

Kita bisa klik pada tombol employee id di kolom paling kiri

WEF - Display record

WEF – Display record

Ini adalah tampilan salah satu record. Kita bisa lakukan edit atau delete.

Edit Record

Edit Record

Saya coba lakukan Edit dan simpan…

Saya ingatkan lagi…. aplikasi web sederhana ini di buat dengan bantuan WIZARDnya WEF dengan kurang lebih 6 langkah saja.

mudah bukan ?

Contoh kegunaan praktis IDE WEF ini antara lain adalah, bisa membuatkan web services / REST.
Misalkan anda punya source database, ingin di konsume dalam bentuk REST/ web services… anda bisa gunakan tools ini.

Semoga penjelasan singkat ini menambah wawasan Anda.

Silahkan di coba… bisa di download di URL di bawah ini.

Download Websphere Experience Factory 8.0 Trial

Selamat mencoba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: